Biaya Haji Plus 2021, Paket Haji Khusus (ONH Plus) – Biro Perjalanan Haji Resmi Alhijaz Tour

Biaya Haji Plus 2021,
Paket Haji Khusus Alhijaz Indowisata

Biaya Haji Plus 2021 – Berangkat haji menuju Baitullah adalah keinginan terbesar bagi setiap orang beriman. Ada bermacam situasi dan kondisi yang dapat menyebabkan keinginan seorang muslim menjadi sedikit terhambat untuk menunaikan ibadah haji ke Makkah. Salah satunya adalah jumlah dana yang harus dipersiapkan untuk membayar pendaftaran biaya haji, baik berangkat dengan paket haji regular maupun melalui biro haji paket ONH plus.

Di Indonesia, ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk menjadi calon jamaah haji, yaitu ONH Reguler dan Haji ONH Plus. Jika ONH Reguler diselenggarakan oleh pemerintah, maka Paket Haji ONH Plus dikelola oleh pihak swasta (biro perjalanan haji) dengan pengawasan dari pemerintah.

Biaya paket haji khusus atau ONH plus yang ditawarkan Alhijaz di tahun 2021 atau 2022 dimulai dari harga USD11.500 untuk 1 orang. Jumlah ini sedikit diatas dari standar minimal Biaya Haji Plus tahun 2021 2022 yang ditetapkan oleh Kemenag sebesar USD10.500.

Dibawah ini adalah sedikit penjelasan mengenai Biaya dan Paket Haji Plus tahun 2021 – 2022 dari Biro Umroh dan Haji Khusus Alhijaz Indowisata.

    Daftar Isi :
  1. Biaya Paket Haji ONH Plus 2021-2022
  2. Rincian Perjalanan Haji
  3. Syarat Pendaftaran Haji Plus
  4. Alur Pendaftaran Haji Plus
  5. Biaya Haji Furoda non Kuota
  6. Sekilas Haji
  7. Perbedaan Haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu’
  8. Alur Pendaftaran Haji Reguler
  9. FAQ – Haji Plus

Biaya Paket Haji ONH Plus 2021

Paket ONH Plus
Biaya Ongkos Naik Haji Plus
Biaya Haji Plus 4 org/kmr:USD 11.500 (Quad)
Biaya Haji Plus 3 org/kmr:USD 12.250 (Triple)
Biaya Haji Plus 2 org/kmr:USD 13.000 (Double)
Akomodasi Hotel ⭐5
Mekkah ⭐5:Zamzam Tower /Setaraf
Madinah ⭐5:Royal Inn /Setaraf
Aziziah:Apartemen (transit)
Keterangan
Durasi:25-26 Hari
Masa Tunggu:5-7 Thn
Tenda Maktab:113/114 Full AC
Catering:3X Sehari Menu Indonesia
Maskapai:Saudi Airline
Transportasi Bus:Ruba Alhijaz Full AC
Biaya Termasuk:
Biaya Perlengkapan & Handling
Biaya Asuransi
Ziarah City Tour Mekkah – Madinah
Dokter Pendamping
Biaya Manasik Haji
Zamzam 5 Liter
Biaya Tidak Termasuk:
Medical Check Up (Rontgent, EKG, dll.)
Dam / Qurban
Biaya Kursi Dorong Thawaf/Sai
Tips Porter
Biaya Kelebihan Bagasi
Guide Khusus Pribadi
Biaya Laundry
Kegiatan di luar program
Pengeluaran Pribadi
DP AWAL PORSI HAJI = USD 4500
USD 4000
(KE KEMENAG UTK PORSI HAJI)
USD 500
(BIAYA ADMINISTRASI)
REK PEMBAYARAN :
BANK SYARIAH MANDIRI
cab. Dewi Sartika
No.706 774 5587
an. PT. ALHIJAZ INDOWISATA
Biaya Haji Plus 2021

Biaya Haji Plus Alhijaz 2021

Rincian Perjalanan Haji ONH Plus Alhijaz

Itirenary
Paket ONH Plus
26 Hari
01.25 DzulqaidahJakarta – Madinah
02.26 DzulqaidahMadinah
03.27 DzulqaidahMadinah
04:28 DzulqaidahMadinah
05.29 DzulqaidahMadinah
06.01 DzulhijahMadinah
07.02 DzulhijahMadinah
08.03 DzulhijahMadinah
09.04 DzulhijahMadinah
10.05 DzulhijahMadinah-Apartment
11.06 DzulhijahApartment
12.07 DzulhijahApartment
13.08 DzulhijahApartment- Tenda Mina
14.09 DzulhijahTenda Mina – Arafah – Muzdalifah
15.10 DzulhijahMuzdalifah – Mina
16.11 DzulhijahTenda Mina
17.12 DzulhijahTenda Mina – Apartment
18.13 DzulhijahApartment
19.14 DzulhijahApartment – Mekkah
20.15 DzulhijahMekkah
21.16 DzulhijahMekkah
22.17 DzulhijahMekkah
23.18 DzulhijahMekkah
24.19 DzulhijahMekkah
25.20 DzulhijahMekkah – Jeddah
26.21 DzulhijahJeddah – Jakarta
Keterangan:

Syarat Dokumen untuk Daftar Biaya Haji Khusus (ONH Plus)

  1. Foto Copy Buku Nikah (Suami & Istri)
  2. Foto Copy Akta Lahir, KTP, Akta
  3. Mengisi Surat Pernyataan
  4. Nama terdiri dari 3 suku kata
  5. Pas foto berwarna 3X4 = 20 lembar (latar putih)
  6. Pas foto berwarna 4X6 = 15 lembar (latar putih)
  7. Melunasi pembayaran DP Porsi Haji Kemenag sebesar USD 4500

Alur Pendaftaran Haji Khusus (ONH Plus)

Alur-Pendaftaran-Haji-Khusus-ONH-Plus

Alur Pendaftaran Paket Haji Khusus (ONH Plus)

Proses Daftar Haji Khusus (ONH Plus) di Alhijaz

  1. Calon jamaah bertanya mengenai detail paket haji plus kepada Agen/Marketing secara online,
  2. Calon jamaah mendaftar Haji Khusus di Alhijaz Indowisata secara online,
  3. Calon jamaah melakukan pembayaran DP Haji Khusus sebesar $4.500 a.n PT. Alhijaz Indowisata melalui Bank Syariah Mandiri,
  4. Calon jamaah mengirimkan atau memberikan Bukti Pembayaran ke Agen/Marketing,
  5. PT. Alhijaz Indowisata akan mendaftarkan Paket Haji ke Kanwil Kemenag untuk mendapatkan Porsi Haji (SPPH),
  6. PT. Alhijaz Indowisata melakukan Pembayaran Setoran Awal ke Rekening BPKH/Kemenag untuk mendapatkan Nomor Porsi,
  7. PT. Alhijaz Indowisata memberikan bukti BPIH Setoran Awal ke calon jamaah
  8. Calon jamaah menunggu jadwal keberangkatan

Biaya Haji Furoda

Haji Furoda merupakan paket keberangkatan ibadah haji dengan menggunakan Visa Mujamalah, yaitu Visa resmi dari Kerajaan Saudi Arabia.

Berbeda dengan haji reguler dan haji plus, calon jamaah yang akan berangkat haji menggunakan Visa Furoda tidak perlu mengantri, alias dapat berangkat tahun ini juga.

Untuk keberangkatan haji langsung di tahun ini dengan menggunakan Visa Furoda, informasi paket dan biayanya, silahkan menghubungi nomer Whatsapp Customer Service 24 Jam Informasi Paket Haji Plus Alhijaz.

Sekilas tentang Haji

Namun sebelum Anda memilih paket haji yang sesuai dengan kemampuan Anda, berikut adalah beberapa hal yang patut Anda ketahui terkait dengan haji.

Ibadah Haji adalah bagian dari Rukun Islam yang kelima, ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT untuk seorang muslim di dunia yang telah memenuhi persyaratan. Sama seperti ibadah shalat wajib, puasa Ramadhan, dan Zakat.

Latar Belakang Ibadah Haji

Orang-orang Arab sejak zaman jahiliyah telah mengenal dan mengetahui ibadah haji ini, hal ini diwarisi dari nenek moyang mereka terdahulu. Namun ritual haji yang mereka lakukan terdapat beberapa perubahan.
Akan tetapi, pelaksanaan ritual haji secara umum masih tetap ada, seperti misalnya Tawaf, ibadah Sa’i, ritual Wukuf, dan ritual melempar jumrah. Hanya saja pelaksanaannya banyak yang tidak sesuai lagi dengan syariat yang telah ditetapkan sebelumnya.
Untuk itu, Islam datang dalam memperbaiki segi-segi ibadahn yang salah dan tetap melanjutkan apa saja yang sesuai dengan syariat hukum Allah.

Latar belakang pelaksanaan ibadah haji didasari pada ritual serupa yang pernah dilakukan oleh nabi-nabi yang diakui dalam agama Islam, terutama Nabi Ibrahim.

  • Ritual Tawaf sudah ada dan dilakukan oleh umat-umat sebelum nabi Ibrahim.
  • Ritual Sa’i, yakni berlari-lari antara bukit Shafa-Marwah, ritual ini dilakukan untuk mengenang pengorbanan istri kedua nabi Ibrahim pada saat mencari makanan untuk Nabi Ismail.
  • Sedangkan ibadah wukuf di Arafah adalah sebuah ritual untuk mengenang tempat Nabi Adam dan Siti Hawa bertemu di bumi setelah diturunkan dari surga.

Sejarah Haji

Bangsa Arab sebelum datangnya ajaran Islam adalah bangsa pemuja berhala. Ka’bah pada saat itu menjadi pusat pemujaan mereka, dan dipenuhi dengan patung-patung berhala dan gambar -gambar Malaikat. Setiap musim ziarah tahunan, orang-orang dari dalam dan luar kota Mekkah pergi untuk akan berkunjung ke Ka’bah.

Tata cara Haji yang dijalankan saat ini telah disempurnakan oleh Nabi Muhammad yang melakukan perbaikan terhadap ziarah yang dilakukan oleh orang-orang Arab pra-Islam.

Ibadah haji berawal dari perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk meninggalkan istrinya Hajar, serta anaknya Ismail sendirian di padang pasir kuno Mekkah, dengan sedikit perbekalan makanan dan air.

Pada saat itu Mekkah adalah tempat yang tidak berpenghuni.
Mukjizat air zam-zam muncul dibawah kaki Nabi Ismail ketika ibunya Hajar mencari makanan dengan mendaki bukit Safa dan Marwah selama 7 kali.

Karena adanya sumber air tersebut, suku-suku mulai berdatangan dan menetap di Mekkah.
Dalam Al Quran diketahui bahwa Ibrahim bersama dengan Ismail, membangun fondasi sebuah rumah Allah, yang diidentifikasi sebagai Ka’bah yang sebelumnya hancur karena adanya bencana banjir.

Setelah selesai membangun pondasi dan menempatkan Hajar Aswad di sudut timur Ka’bah, Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Ibrahim untuk pergi dari Mekkah. Perintah tersebut dilakukan untuk mengumumkan kepada umat manusia agar berziarah ke Baitullah (Mekkah).
Al-Baqarah:124-127 dan Al-Hajj:27-30.

Sejak saat itu mulai dikenalah ziarah haji.

Haji Wada Rasullullah

Nabi Muhammad SAW sepanjang hidupnya hanya melakukan satu kali ibadah haji Bersama sejumlah besar pengikutnya,

Beliau mengajarkan kepada pengikutnya tentang ritual ibadah haji yang seharusnya.
Di dataran Arafah, beliau menyampaikan pidato terkenal – yang dikenal dengan Khotbah perpisahan (Khutbah wada), karena itulah ibadah haji yang terakhir bagi Rasulallah.

Sabda Rasul : “Ambilah dariku cara kalian bermanasik haji, mungkin sehabis tahun ini aku tidak akan menunaikan ibadah haji lagi”

HR Muslim

Di Arafah ini turun ayat terakhir Alquran:
Pada hari ini telah Aku sempurnakan Agama untuk kalian dan telah Aku cukupkan ni’mat-Ku kepada kalian, dan telah Aku ridloi Islam sebagai Agama kalian” (QS Al Ma’idah 3).

Sejak saat itu, haji menjadi salah satu pilar dalam Rukun Islam.

Pengertian Haji

Secara bahasa, haji artinya adalah melakukan kunjungan ziarah menuju tempat yang suci.
Sedangkan secara istilah, haji berarti melakukan perjalanan ziarah ke suatu tempat tertentu dan dilakukan pada waktu-waktu tertentu, dalam rangka menjalankan amalan-amalan tertentu dengan dilandasai niat untuk beribadah.

Yang dimaksud berziarah ketempat tertentu adalah mengunjungi ke Baitullah (Ka’bah), Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Yang dimaksud waktu-waktu tertentu adalah bahwa ibadah haji hanya dapat dilakukan di bulan-bulan haji saja (Syawal, Zulkaidah dan Zulhijah).
Sedangkan Yang dmaksud dengan amalan-amalan tertentu, yaitu mengerjakan serangkaian ibadah seperti rukun haji, wajib haji, tawaf, wukuf, sai, mabit di Minah dan Muzdalifah.

Terdapat hadits Rasulullah SAW tentang puncak ritual ibadah haji, yaitu pada hari Arafah, yang jatuh pada tanggal 9 DzulHijjah. Yang kemudian dilanjutkan dengan melontar jamarat yang telah ditetapkan waktunya pelaksanannya pada tanggal 10, 11 dan 12 bulan Dzul-Hijjah.
Sejak awal bulan Syawal, seseorang sudah bisa datang ke Tanah Suci dan berniat untuk menjalankan ritual ibadah haji.

Seorang yang melakukan ibadah haji harus mengikuti ritual puncak ibadah haji yaitu Arafah. Dan bila tidak, maka dia belum terhitung melaksanakan ibadah haji.

Jenis Haji

Mengapa pelaksanaan haji masih terbagi menjadi 3 macam?
Perbedaan jenis haji adalah terkait dengan kapan waktu melaksanakannya.
Seperti diketahui bahwa keberangkatan haji bisanya terdiri dari beberapa kelompok terbang. Ada kelompok yang datang terlebih dahulu, ada yang di pertangahan waktuhaji, dan ada juga yang tiba berdekatan di bulan Zulhijjah.

Sehingga fiqih mengatur terbaginya jenis haji menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Ifrad, mengerjakan haji terlebih dahulu baru umrah,
  • Qiran, menggabungkan haji dan umroh secara bersamaan,
  • Tamattu’, mengerjakan umrah terlebih dahulu baru haji.

Sebenarnya tidak ada kewajiban dalam pelaksanaan ibadah haji harus disandingkan dengan umroh. Namun demikian sangat disayangkan apabila jamaah tidak melaksanakan ibadah haji sekaligus umroh ketika sudah berada di Tanah Suci.

Penjelasan Perbedaan Haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu’
  1. Haji Ifrad
  2. Haji Ifrad adalah haji yang dikerjakan terlebih dahulu, setelah selesai maka dilanjutkan dengan umroh. Berasal dari akar kata afrada yang artinya, atau memisahkan sesuatu yang bergabung menjadi sendiri-sendiri.

    Sesampainya di kota Mekkah, jamaah menjalankan Thowaf Qudum (thowaf diawal kedatangan di kota suci Mekkah), kemudian melakukan sholat 2 raka’at di belakang Maqom Ibrahim.
    Setelah itu ritual Sa’i diantara Bukit Shofa dan Marwah untuk hajinya (tanpa bertahalul), lalu meniatkan diri untuk berihrom. Dalam keadaan ini, jamaah tidak boleh melakukan segala hal-hal yang diharamkan ketika berihrom, jadi harus tetap dalam keadaan berihram sampai datang masa tahallul yakni pada tanggal 10 Zulhijjah.

    Setelah haji selesai, jamaah dapat melepas pakaian ihramnya dan boleh mengganti dengan pakaian lain. Apabila jamaah ingin melakukan umroh, maka harus kembali mengganti pakaian dengan kain ihram lagi. Haji Ifrad ini tidak perlu membayar dam.

  3. Haji Qiran
  4. Haji Qiran merupakan jenis haji yang menggabungkan antara niat haji dan umrah secara bersamaan (sekaligus).

    Pertama sebelum menjalankan ibadah thowaf, terlebih dahulu Jamaah berniat ihrom dalam ibadah umroh dan haji sekaigus.

    Kemudian pada saat sudah memasuki kota Mekkah, jamaah melakukan Thowaf Qudum (thawaf diawal kedatangan di kota Mekkah), dan dilanjutkan dengan shalat 2 rakaat di belakang Maqom Ibrahim.

    Kemudian menuju ke Bukit Shafa – Marwah untuk melanjutkan dengan Sa’i yang sekaligus untuk umroh dan hajinya dengan satu Sa’i (tanpa bertahallul), tetap masih dalam kondisi berihram, dan tidak halal baginya untuk melakukan hal-hal yang diharamkan ketika ihram sampai dengan datangnya masa tahalulnya di tanggal 10 Zulhijjah).
    Selesailah sudah ibadah haji dan umroh Anda secara bersamaan.

    Namun yang perlu menjadi perhatian adalah, jenis haji Qiron ini WAJIB untuk membayar dam, dengan menyembelih hewan kurban (seekor kambing, sepertujuh sapi atau unta) pada tanggal 10 Zulhijjah atau di hari tasyriq.

  5. Haji Tamattu’
  6. Haji tamattu’ adalah jenis haji yang didahului dengan umroh.

    Masyarakat biasa menyebut dengan haji santai.
    Pelaksanaannya yaitu, jamaah berihrom untuk melaksanakan ibadah umroh disaat bulan-bulan haji (yakni bulan Syawwal, Zulqa’dah, 10 hari pertama dari bulan Zulhijjah).

    Kemudian jamaah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umrohnya, mulai dari Thawaf umrah, Sa’i umrah, dan diakhiri dengan bertahallul dari ihromnya (memotong pendek atau mencukur sebagian rambut kepala).

    Setelah bertahallul, maka jamaah sudah terlepas dari kondisi berihrom, sampai datang hari Tarwiyah, yaitu tanggal 8 Zulhijjah.

    Pada tanggal 8 Zulhijjah (hari Tarwiyah), jamaah menggunakan ihram kembali dari kota Mekkah untuk menjalankan hajinya sampai sempurna.
    Bagi yang berhaji Tamattu’, pada tanggal 10 Zulhijjah atau di hari-hari tasyriq (11-13 Zulhijjah), WAJIB untuk membayar dam dengan menyembelih hewan kurban (seekor kambing, atau 1/7 sapi, atau 1/7 dari unta)

Alur Pendaftaran Haji Reguler

Alur Pendaftaran Haji reguler

Alur Pendaftaran Haji Reguler

Urutan Tata Cara dan Persyaratan Pendaftaran Haji Reguler

Mengingat bahwa Daftar Tunggu Haji Reguler pada saat ini telah mencapat 40 tahun, maka mendaftar haji dengan program atau Paket Haji ONH Plus akan menjadi solusi berhaji lebih cepat.

FAQ Biaya Haji Plus

Berapa biaya haji ONH Plus 2021 – 2022?

Pemerintah menetapkan ongkos haji paket khusus, minimal sebesar $10.500 bagi Calon jamaah haji yang akan berangkat menggunakan layanan paket haji khusus ONH Plus di tahun 2021, dan minimal $11.500 untuk tahun 2022.

Berapa biaya haji ONH Plus 2021 dalam rupiah?

Pelunasan biaya haji plus ditetapkan dengan menggunakan kurs pada saat pelunasan, dengan biaya rupiah maka biaya haji ONH Plus 2021 diperkirakan sebesar Rp.165 juta.

Berapa jumlah setoran awal untuk pendaftaran dan mendapatkan porsi kuota haji plus 2021 Kemenag ?

Setoran awal pendaftaran untuk mendapatkan porsi haji 2021 adalah sebesar $4.500, termasuk di dalamnya adalah Biaya Administrasi pengurusan paket haji khusus.

Kapan pelunasan biaya haji ONH Plus ?

Setiap tahun pemerintah menetapkan besarnya biaya haji minimal untuk paket haji khusus yang dikelola oleh travel umroh dan haji. Ketika calon jamaah telah diinformasikan jadwal keberangkatannya, maka pada saat itu dimulailah pelunasan biaya haji ONH plus.

Bagaimana jika calon jamaah membatalkan Pendaftaran Haji Plus melalui Alhijaz Tour?

Bagi calon jamaah yang membatalakn pendaftaran, dan sebelumnya sudah membayar DP haji plus, maka biaya pendaftaran tersebut akan dikembalikan dengan dikenakan pemotongan sebesar USD 500.

FAQ

Berapa lama daftar tunggu haji plus ?

Daftar tunggu haji plus lebih singkat daripada haji regular, biasanya berkisar diantara 5-7 tahun, di beberapa kasus bahkan bisa lebih cepat.

Berapa besar porsi kuota haji khusus ONH plus dibanding kuota haji regular?

Pemerintah Indonesia mendapatkan kuota tambahan haji khusus sebesar 8%-9% dari total kuota jamaah haji sebanyak 231.000 di tahun 2021, Sehingga porsi haji khusus saat ini adalah sebesar 17-18 ribu jamaah.

Berapa hari pelaksanaan haji khusus ONH plus ?

Durasi pelaksanaan haji khusus adalah sekitar 20-26 hari. Untuk paket haji khusus non Arbain biasanya lebih singkat yaitu antar 16-20 hari, sedangkan untuk paket Arbain adalah selama 24-26 hari.

Apa itu perbedaan paket haji khusus Arbain dan non Arbain ?

Paket haji Arbain adalah perjalanan haji yang akan digabung dengan sholat fardhu 40 kali di Masjid Nabawi yang dilaksanakan selama 8 hari tanpa putus. Oleh karena itu, perjalanan paket haji Arbain akan lebih lama sekitar 7-10 hari dibanding paket non Arbain.

Informasi Lain Paket Haji Plus Alhijaz
Apakah Alhijaz melayani Paket Haji langsung berangkat ?

Ya, untuk keberangkatan haji langsung di tahun ini, Anda dapat menggunakan Visa Furoda, atau Visa Undangan dari Kerajaan Saudi Arabia. Untuk paket dan biayanya, silahkan menghubungi nomer Whatsapp Customer Service 24 Jam Informasi Paket Haji Plus Alhijaz.

Berapa Biaya Haji Plus setiap tahun, akan ditentukan oleh pemerintah, hal ini sabagai acuan standar minimal Biaya ONH Plus. Agar fasilitas yang diterima kepada calon jamaah sesuai dengan Paket Haji Khusus yang ditawarkan.

Sebagaimana Biaya ONH Reguler, Biaya haji khusus (ONH Plus) juga ditetapkan oleh Kemenag setiap tahun. Setelah ditetapkan berapa biaya haji reguler dan biaya haji plus, maka calon jamaah harus melunasi biaya tersebut pada saat telah mendapatkan kepastian keberangkatan.

Jika dilihat “kebiasaanya”, kenaikan biaya haji plus setiap tahun berkisar antara US$ 500 sd US$ 1.000.

Sehingga bagi Anda yang sudah mendapatkan kepastian keberangkatan (kuota) haji melalui program haji khusus diantara tahun 2021 sampai tahun 2025, maka estimasi biaya ongkos haji plus tahun 2021, 2022, 2023, 2024, dan 2025 yang harus dilunasi akan berada pada kisaran biaya US$ 11.500 sampai dengan US$ 16.500.

Berdoalah dan tetap berusaha, semoga Allah SWT senantiasa memudahkan dan memampukan kita dalam mewujudkan keinginan untuk melaksanakan ibadah haji. Aaaamiiiiin ya robbal ‘alamiiinnn…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *